Minyak Pembawa Minyak Kecambah Gandum Alami Anti-Penuaan
Minyak kecambah gandum:
Komponen utamanya adalah gliserida asam oleat, asam linoleat, asam palmitat, dan asam stearat, serta mengandung sejumlah kecil sitosterol, lesitin, allantoin, arginin, amilase, maltase, protease, dan vitamin B dalam jumlah sangat kecil. Kecambah gandum mengandung lektin tumbuhan.
Minyak kecambah gandum dikenal sebagai "emas cair". Minyak ini kaya akan asam lemak tak jenuh, tokoferol, karotenoid, dan lain-lain, serta memiliki efek menangkal radikal bebas dan antioksidan. Oleh karena itu, minyak kecambah gandum Selain dapat dimakan, buah ini juga dapat digunakan sebagai kosmetik dan obat-obatan.
Kemanjuran:
1. Mengatur endokrin, melindungi sel kulit, mencegah noda, bintik hitam, dan pigmentasi.
2. Efek antioksidan, mengurangi produksi peroksida lipid, meningkatkan fungsi pelembapan kulit, dan membuat kulit tetap lembap.
3. Meningkatkan metabolisme dan peremajaan kulit, anti-kerut, anti-penuaan kulit.
4. Menyeimbangkan lipid darah, melembutkan pembuluh darah, mencegah arteriosklerosis, mencegah penyakit kardiovaskular, stroke, sembelit, dll.
5. Pengobatan tambahan untuk hiperglikemia, menurunkan tekanan darah, menunda penuaan.
6. Mencegah oksidasi vitamin A, C, dan lipid dalam tubuh, melawan polusi udara, melindungi paru-paru, dan memiliki efek antikanker.
7. Vitamin E adalah vasodilator dan antikoagulan yang sangat penting, yang dapat mempercepat penyembuhan luka, mencegah pembekuan darah, dan memiliki efek terapeutik pada anemia.
8. Obat ini dapat digunakan untuk pengobatan luar (dapat diserap melalui kulit) dan pengobatan dalam untuk trauma lokal, keduanya dapat mencegah bekas luka dan menutrisi kulit serta rambut.
Untuk orang-orang:
1. Perawatan kesehatan harian untuk orang sehat.
2. Orang dengan peningkatan bercak, kulit kering dan menua, kulit kasar dan berbintik.
3. Pasien tumor dan pasien yang menjalani kemoterapi.
4. Wanita dengan gangguan endokrin, penuaan dini kulit, gangguan suasana hati, dan insomnia.
5. Pasien infertilitas dan pasien aborsi berulang, wanita yang menggunakan kontrasepsi, hormon, atau wanita hamil dan menyusui.
6. Bagi orang paruh baya dan lanjut usia yang ingin menjaga kesehatan kardiovaskular, mereka berada dalam periode penuaan yang semakin nyata.
7. Pasien dengan varises, arteriosklerosis, dan penyakit kardiovaskular serta serebrovaskular.
8. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
9. Orang-orang yang perlu mencegah dan memperbaiki kondisi diabetes dan kanker.















