Timi (Timus vulgarisThyme adalah herba hijau abadi dari famili mint. Tanaman ini telah digunakan untuk keperluan kuliner, pengobatan, tanaman hias, dan pengobatan tradisional di berbagai budaya. Thyme digunakan dalam bentuk segar dan kering, satu tangkai utuh (batang tunggal yang dipotong dari tanaman), dan sebagai minyak esensial yang diekstrak dari bagian tanaman. Minyak atsiri thyme termasuk di antara minyak esensial utama yang digunakan dalam industri makanan dan kosmetik sebagai pengawet dan antioksidan. Aplikasi spesifik yang dipelajari pada unggas meliputi:
- Antioksidan:Minyak timi menunjukkan potensi untuk meningkatkan integritas sawar usus, status antioksidan, serta memicu respons imun pada ayam.
- Antibakteri:Minyak timi (1 g/kg) terbukti efektif dalam mengurangiKoliformdihitung ketika digunakan untuk membuat semprotan dengan tujuan meningkatkan kebersihan.
Ringkasan Penelitian Terkait Unggas yang Dilakukan pada Timi
| Membentuk | Jenis | Jumlah | Periode waktu | Hasil | Referensi |
|---|---|---|---|---|---|
| Minyak esensial | Ayam Petelur | 42 hari | Pemberian suplemen pakan berupa kombinasi PEO dan TEO dapat memberikan efek menguntungkan pada parameter performa ayam petelur yang dipelihara dalam kondisi stres dingin. | Mohsen dkk., 2016 | |
| Membumbui | Ayam pedaging | 1 g/kg | 42 hari | +1 asupan pakan, +2 berat badan, -1 FCR | Sarica dkk., 2005 |
| Ekstrak | Ayam pedaging | 50 hingga 200 mg/kg | 42 hari | Peningkatan kinerja pertumbuhan, aktivitas enzim pencernaan, dan aktivitas enzim antioksidan. | Hashemipour dkk., 2013 |
| Ekstrak | Ayam pedaging | 0,1 g/kg | 42 hari | +1 asupan pakan, +1 ADG, -1 FCR | Lee dkk., 2003 |
| Ekstrak | Ayam pedaging | 0,2 g/kg | 42 hari | -5 FI, -3 ADG, -3 FCR | Lee dkk., 2003 |
| Bubuk | Ayam pedaging | 10 hingga 20 g/kg | 42 hari | memiliki efek positif pada parameter biokimia darah ayam broiler. | M Qasem dkk., 2016 |
Waktu posting: 12 Januari 2021





