Minyak Esensial Peppermint sebagai Pengusir Serangga dalam Pertanian
Peppermint adalah tanaman obat yang umum. Catatannya dalam farmakope medis dapat ditelusuri kembali ke era Yunani ribuan tahun yang lalu. Umumnya, batang, daun, dan bunga mint disuling dan diekstrak. Komponen utamanya adalah menthol dan menthone, yang sering digunakan dalam kosmetik, produk kebersihan pribadi, makanan, dan produk farmasi.
Minyak peppermint umumnya digunakan untuk mengobati kulit atau selaput lendir jaringan kulit untuk menghasilkan sensasi dingin guna meredakan ketidaknyamanan dan rasa sakit akibat gigitan nyamuk. Minyak peppermint juga memiliki efek menenangkan hati, mengatur qi, dan meningkatkan koleresis. Secara umum, minyak peppermint terutama digunakan untuk mengobati kolesistitis kalkulus kronis dan stagnasi batu empedu di hati dan kantung empedu. Minyak ini memiliki efek yang baik dalam pengobatan sindrom stagnasi lambung lembap-panas.
1. Terutama digunakan dalam produk kebersihan mulut seperti pasta gigi dan bubuk gigi, dan dalam beberapa obat sebagai zat pendingin, karminatif, antiinflamasi, analgesik, dan stimulan. Juga digunakan dalam produk aftershave, beberapa kosmetik, tembakau, dan makanan.
2. Digunakan dalam esensi dan pengobatan sebagai stimulan
3. Sering digunakan bersama minyak peppermint dalam pasta gigi, permen, anggur, dan obat kumur tembakau.
4. Bahan ini terutama digunakan untuk membuat esens peppermint yang larut dalam air (sekitar 10%) dan esens peppermint yang larut dalam minyak (hingga 38%), atau ditambahkan langsung ke minuman segar, anggur, permen jeli, dan permen karet (hingga 6%), dan sebagainya.
Penggunaan khusus: penggunaan minyak peppermint dalam bidang pertanian adalah untuk mengendalikan hama dan penyakit. Karena peppermint sendiri dapat digunakan untuk membuat berbagai macam makanan lezat, dan juga dapat digunakan untuk mengusir nyamuk.
Peppermint bukan hanya obat tradisional Tiongkok tetapi juga sejenis sari pati. Oleh karena itu, peppermint banyak ditanam di Thailand dan Prancis, Jerman, dan kemudian diekstrak.
Minyak peppermint digunakan dalam pertanian untuk mencegah dan mengendalikan hama dan penyakit. Misalnya, lalat buah, sejenis serangga yang menggigit buah dan sayuran, akan langsung menjauh ketika mereka terkena minyak peppermint.menemui orang yang disemprot minyak peppermint, merasa takut dengan bau minyak peppermint.
















